

Drop Alerts
Wir melden uns beim nächsten Drop in dieser Niche.
Drin. Wir melden uns beim nächsten Drop.
Akhir pekan · Sweat · Strobe
Tanpa lengan, teknis, siap berkeringat. Lapisan teratas yang lepas duluan.
Semua Pieces


Drop Alerts
Wir melden uns beim nächsten Drop in dieser Niche.
Drin. Wir melden uns beim nächsten Drop.
Rompi rave pria bukan dipakai untuk dingin tapi untuk panas. Tanpa lengan, ringan, dirancang untuk bergerak — membuat kamu tetap sejuk saat ruangan bukan lagi. Kami memikirkannya sebagai alat untuk malam, bukan dekorasi.
Fungsi sebelum bentuk. Bahan teknis, sisipan jaring dan potongan yang melepaskan keringat keluar. Detail reflektif dan tali saat ingin lebih keras. Logika berasal dari alam semesta techno-rave — pakaian yang bertahan dua belas jam di lantai dansa. alam semesta techno-rave — pakaian yang bertahan dua belas jam di lantai dansa.
Langsung ke kulit atau di atas tank. Di bawahnya cargo atau celana longgar, tambahan sepatu atau sepatu olahraga support. Satu pasang, tidak perlu lebih. Rave Rings perlu lebih. Rompi tetap sampai keringat memutuskan.
Dari potongan murni hitam ke benda dengan DNA 90s-Rave — saku utilitas, jaring, tepi keras. Semuanya dianggap sebagai lapisan atas yang Anda lepaskan malam itu. DNA 90s-Rave— saku utilitas, jaring, tepi keras. Semuanya dianggap sebagai lapisan atas yang Anda lepaskan malam itu.
Sedikit dan fungsional. Dibawahnya tank atau tidak ada, celana longgar atau kargo dan sepatu dengan dukungan. Rompi adalah lapisan atas, sisanya tetap ringan.
Keduanya. Bahan teknis dan jaring membuat Anda tetap sejuk, pemotongan dan detail memberikan penampilan. Di klub, yang penting adalah rompi bergerak dengan panas dan gerakan.
Dingin dan terbalik, sehingga jaring dan cetakan bertahan. Angin kering daripada pengering. Jadi gaun bertahan untuk malam kesepuluh juga.
2015 → hari ini
Fūga
風雅
Akar Plattenbau Berlin, terinspirasi Asia. Kreatif, tapi tidak pernah masuk penuh ke dalam sistem. Tokyo 2015 sebagai titik awal — sejak itu enam fase niche.
Hari ini: Berlin · Shanghai · Tokyo · Poznań. Designer kami kenal langsung dari nama. Limited drops, no restocks.
Kami bukan dropout. Kami kenal sistemnya — sudah sekolah, sudah kerja, lanjut membangun. Dua-duanya jalan.
Bagaimana Fūga berkembang
Yang dimulai sebagai Streetwear di Tokyo bergeser dari tahun ke tahun — melewati fase yang berbeda, milik kami sendiri dan kolektif.
01
Desain pertama. Anime prints, karakter Harajuku, koneksi Tokyo.
02
Functional, layered, dark. Reduksi Tokyo diterjemahkan ke kain.
03
Lebih berat, tanpa kompromi, lebih banyak bayangan. Tumbuh paralel dengan Techwear.
04
Estetika Berghain dengan potongan street. Raw, hitam, avant-garde Berlin bertemu Streetwear.
05
Cyberpunk ketemu floor Berghain. Reflective, tactical, sound-system ready.
06
Potongan Tailored dengan logika Streetwear. Makin tua tanpa jadi standar. Tetap edgy.
Apa yang datang berikutnya, kami tulis pas saatnya tiba.