Akhir pekan · Sweat · Strobe
Rompi Rave Pria.
Tanpa lengan, teknis, siap berkeringat. Lapisan teratas yang lepas duluan.
Semua Pieces
Semua Rave.
Opium Cargo Weste
€154,99Rompi rave pria bukan dipakai untuk dingin tapi untuk panas. Tanpa lengan, ringan, dirancang untuk bergerak — membuat kamu tetap sejuk saat ruangan bukan lagi. Kami memikirkannya sebagai alat untuk malam, bukan dekorasi.
Apa yang membuat rompi rave spesial
Fungsi sebelum bentuk. Bahan teknis, sisipan jaring dan potongan yang melepaskan keringat keluar. Detail reflektif dan tali saat ingin lebih keras. Logika berasal dari alam semesta techno-rave — pakaian yang bertahan dua belas jam di lantai dansa. alam semesta techno-rave — pakaian yang bertahan dua belas jam di lantai dansa.
Cara memakaunya di klub
Langsung ke kulit atau di atas tank. Di bawahnya cargo atau celana longgar, tambahan sepatu atau sepatu olahraga support. Satu pasang, tidak perlu lebih. Rave Rings perlu lebih. Rompi tetap sampai keringat memutuskan.
What's in the collection
Dari potongan murni hitam ke benda dengan DNA 90s-Rave — saku utilitas, jaring, tepi keras. Semuanya dianggap sebagai lapisan atas yang Anda lepaskan malam itu. DNA 90s-Rave— saku utilitas, jaring, tepi keras. Semuanya dianggap sebagai lapisan atas yang Anda lepaskan malam itu.
Common questions
Apa yang Anda pakai dengan rompi rave?
Sedikit dan fungsional. Dibawahnya tank atau tidak ada, celana longgar atau kargo dan sepatu dengan dukungan. Rompi adalah lapisan atas, sisanya tetap ringan.
Apakah rompi rave teknis atau modis?
Keduanya. Bahan teknis dan jaring membuat Anda tetap sejuk, pemotongan dan detail memberikan penampilan. Di klub, yang penting adalah rompi bergerak dengan panas dan gerakan.
Bagaimana cara mencuci rompi rave pria?
Dingin dan terbalik, sehingga jaring dan cetakan bertahan. Angin kering daripada pengering. Jadi gaun bertahan untuk malam kesepuluh juga.
2015 → hari ini
Fūga
風雅
Fūga bukan untuk semua orang.
Akar Plattenbau Berlin, terinspirasi Asia. Kreatif, tapi tidak pernah masuk penuh ke dalam sistem. Tokyo 2015 sebagai titik awal — sejak itu enam fase niche.
Hari ini: Berlin · Shanghai · Tokyo · Poznań. Designer kami kenal langsung dari nama. Limited drops, no restocks.
Kami bukan dropout. Kami kenal sistemnya — sudah sekolah, sudah kerja, lanjut membangun. Dua-duanya jalan.
Bagaimana Fūga berkembang
Satu garis. Tidak ada dunia tertutup.
Yang dimulai sebagai Streetwear di Tokyo bergeser dari tahun ke tahun — melewati fase yang berbeda, milik kami sendiri dan kolektif.
01
Streetwear / Anime
Desain pertama. Anime prints, karakter Harajuku, koneksi Tokyo.
02
Techwear
Functional, layered, dark. Reduksi Tokyo diterjemahkan ke kain.
03
Gothic
Lebih berat, tanpa kompromi, lebih banyak bayangan. Tumbuh paralel dengan Techwear.
04
Opium
Estetika Berghain dengan potongan street. Raw, hitam, avant-garde Berlin bertemu Streetwear.
05
Rave
Cyberpunk ketemu floor Berghain. Reflective, tactical, sound-system ready.
06
Businesscore
Potongan Tailored dengan logika Streetwear. Makin tua tanpa jadi standar. Tetap edgy.
Apa yang datang berikutnya, kami tulis pas saatnya tiba.






























