Limited drop · Live sekarang
Atasan Poetcore.
Atasan Poetcore menggabungkan siluet lembut dengan sikap sastra.
Most Wanted
Yang semua orang mau.
Opium Crystal Collar Polo
€74,99Semua Pieces
Semua Atasan Poetcore.
Businesscore Waffle-Knit Polo Sweater
€84,99Opium Crystal Collar Polo
€74,99

Drop Alerts
Wir melden uns beim nächsten Drop in dieser Niche.
Drin. Wir melden uns beim nächsten Drop.
Opium Celestial Mesh Shirt
€124,99Opium Contrast Stitch Polo Vest
€84,99

Drop Alerts
Wir melden uns beim nächsten Drop in dieser Niche.
Drin. Wir melden uns beim nächsten Drop.
Opium Studded Collar Blazer
€114,99Atasan Poetcore menggabungkan siluet lembut dengan sikap sastra — kemeja, blus, dan kaos yang terlihat seperti perpustakaan dan pencahayaan panggung.
Apa yang membedakan atasan Poetcore.
Kain mengalir, bahu turun, nada lembut. Khas kemeja berukuran besar dengan kerah lebar, potongan lapisan transparan, dan kaos dengan potongan asimetris. seluruh koleksi Poetcore kenal, mengenali garis — romantis, tetapi bukan kostum.
Bergaya tanpa kostum.
Atasan Poetcore bekerja melalui kontras. Gabungkan kemeja berkerut dengan lurus Celana Poetcore dan sepatu datar — selesai. Lapisan di atas lengan panjang sederhana membuat tampilan dapat dipakai untuk hari dan malam. Konteks lebih lanjut tentang gaya diberikan oleh Panduan Fashion Poetcore.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa perbedaan atasan Poetcore dari kemeja biasa?
Atasan Poetcore fokus pada potongan mengalir, sering kali berukuran besar dengan detail seperti kerah lebar, kerutan, atau sisipan transparan. Fokusnya pada tekstur dan siluet daripada pas konvensional.
Bisakah atasan Poetcore dipakai sehari-hari?
Ya. Kemeja berkerut sederhana di bawah mantel atau dengan jeans terlihat seperti aksen pribadi daripada sepotong pernyataan. Poetcore hidup dari kesederhanaan.
Warna apa yang khas untuk atasan Poetcore?
Nada lembut mendominasi — krim, abu-abu, hitam pudar, merah marun. Putih berfungsi sebagai kontras tetapi warna-warna cerah jarang cocok untuk gambar.
2015 → hari ini
Fūga
風雅
Fūga bukan untuk semua orang.
Akar Plattenbau Berlin, terinspirasi Asia. Kreatif, tapi tidak pernah masuk penuh ke dalam sistem. Tokyo 2015 sebagai titik awal — sejak itu enam fase niche.
Hari ini: Berlin · Shanghai · Tokyo · Poznań. Designer kami kenal langsung dari nama. Limited drops, no restocks.
Kami bukan dropout. Kami kenal sistemnya — sudah sekolah, sudah kerja, lanjut membangun. Dua-duanya jalan.
Bagaimana Fūga berkembang
Satu garis. Tidak ada dunia tertutup.
Yang dimulai sebagai Streetwear di Tokyo bergeser dari tahun ke tahun — melewati fase yang berbeda, milik kami sendiri dan kolektif.
01
Streetwear / Anime
Desain pertama. Anime prints, karakter Harajuku, koneksi Tokyo.
02
Techwear
Functional, layered, dark. Reduksi Tokyo diterjemahkan ke kain.
03
Gothic
Lebih berat, tanpa kompromi, lebih banyak bayangan. Tumbuh paralel dengan Techwear.
04
Opium
Estetika Berghain dengan potongan street. Raw, hitam, avant-garde Berlin bertemu Streetwear.
05
Rave
Cyberpunk ketemu floor Berghain. Reflective, tactical, sound-system ready.
06
Businesscore
Potongan Tailored dengan logika Streetwear. Makin tua tanpa jadi standar. Tetap edgy.
Apa yang datang berikutnya, kami tulis pas saatnya tiba.






































